Kehadiran
Mengatur Shift dan Skema Kerja
Konsep dasar modul Kehadiran — membuat pola jam kerja (shift) dan menyusun skema kerja mingguan/rotasi dari shift-shift tersebut.
Sebelum absensi karyawan bisa dihitung, tenant perlu mendefinisikan Shift (pola jam kerja) dan menyusunnya menjadi Skema Kerja (jadwal mingguan atau rotasi). Kedua menu ini ada di sidebar Kehadiran.
1. Shift — pola jam kerja
Buka Kehadiran → Shift untuk melihat/menambah pola jam kerja.

Setiap shift punya:
- Kode dan nama (contoh:
PAGI,MALAM,FLEX). - Jam masuk–pulang. Shift juga bisa lintas hari (overnight) — misalnya shift malam 22:00–06:00, di mana jam pulang jatuh di hari berikutnya.
- Istirahat (menit) — dikurangkan dari total jam kerja.
- Toleransi masuk/pulang (menit) — jendela toleransi sebelum dianggap terlambat/pulang awal.
- Shift Fleksibel memakai target durasi kerja per hari, bukan jam masuk-pulang tetap.
Tekan Tambah untuk membuat shift baru, atau Ubah/Hapus pada shift yang sudah ada.
2. Skema Kerja — menyusun shift jadi pola mingguan
Buka Kehadiran → Skema Kerja. Skema kerja mengelompokkan shift menjadi pola yang bisa ditetapkan ke karyawan — misalnya "5 hari kerja Senin–Jumat memakai Shift Pagi".

Skema kerja mendukung dua tipe:
- Mingguan (weekly) — shift yang sama berulang tiap minggu di hari-hari tertentu.
- Rotasi — pola berputar antar shift (misalnya rotasi pagi-siang-malam) dengan siklus sekian hari.
Langkah selanjutnya
Setelah shift dan skema kerja siap, tetapkan skema kerja ke masing-masing karyawan dan biarkan sistem menghasilkan jadwalnya — lihat Menetapkan Pola Kerja dan Jadwal Karyawan.
